I’rab dan Bina, sebuah wacana dalam kehidupan

Bagi pecinta bahasa arab, berbicara tentang i’rab (إعرب) dan bina (بناء) merupakan hal yang biasa dan tidak asing. keduanya merupakan salah satu kajian materi dalam bahasa arab khususnya dalam bidang qowaid (nahwu dan sharaf). bina secara secara sederhana diarikan sebagai bangunan yang bersifat tetap, asal kata dari bana-yabni-binaan (بنى-يبنى- بناء) yang artinya membangun. tetapnya suatu kondisi harokat dalam bahasa arab sering disebut dengan istilah mabni (مبنى). dengan kata lain kata yang dalam kondisi apa pun akan dibaca tetap maka disebut mabni. contohnya kata seperti انا, انت, هو, هي yang termasuk dalam jajaran isim dhamir (kata ganti) dan lain sebagainya.

Sementara I’rab atau dalam bahasa arab sering diartikan sebagai perubahan ahir sebuah kata karena dipengaruhi oleh faktor x. kata yang mengalami perubahan sering disebut sebagai mu’rab (معرب) . kata I’rab merupakan isim masdar dari kata a’roba-yu’rabu-i’roban (اعرب-يعرب-إعرابا). akar katanya adalah عَرُب , عَرِب yang berarti فَصُح atau jernih, jelas. sebagai contoh misalnya kata apel (التفاح), ketika menjadi subjek harokatnya akan berbeda dengan saat menjadi objek. untuk lebih memperjelas perhatikan contoh berikut ini:

  • Rudi membeli apel di pasar (يشترى رودي التفاحَ فى السوق)
  • Apel diatas meja (التفاحُ على المكتب)

Pada contoh diatas kata التفاح pada saat menjadi objek maka harokatnya ahirnya adalah fathah, sementara pada contoh yang kedua harokat ahir dari kata التفاح adalah dhomah sebab kedudukannya sebagai Mubtada. kondisi perubahan yang seperti ini sering disebut sebagai i’rab atau mu’rab.

Dalam pandangan sederhana penulis, konsep I’rab dan Bina, ternyata mempunyai makna filosofis yang lebih dalam, terutama dalam kehidupan sehari-hari. menurutku ini bukan sebuah konsep biasa, melainkan luar biasa. ada makna tersembunyi yang sangat dalam dan luas dalam kehidupan sehari-hari. dalam kontek wacana keseharian mungkin bisa dikatakan adakalanya kita harus mabni dan ada kalanya kita harus mu’rab.

Sebelum melangkah lebih jauh dalam menelaah makna dibalik kata irab dan bina, perlu diketahui dan disadari bahwa ini hanya sebuah pandangan sederhana dari penulis gubuk website ini saja. jika ada kesalahan atau kekeliruan sudilah kiranya para master untuk memaafkan dan memberikan masukan yang lebih mendalam. sebab menurut para ahli “ilmu itu harus dikaji”. dan ini adalah bagian dari usaha penulis untuk mengkaji istilah ini dalam kontek wacana kehidupan sehari-hari.

bersambung dulu gaes ngantuk berat…