Jejak Sains dan Teknologi di Era Kejayaan Islam (I)

Perkembangan ilmu pengetahuan di era kejayaan Islam sangat luar biasa, dalam prosesnya tidak hanya ilmu-ilmu agama (ulum naqliyah) saja yang menjadi kajian akan tetapi juga ilmu-ilmu dibidang sains dan teknologi (ulum aqliyah). perhatian yang besar dari Dinasti Abasiyah di Bahgdad dan Dinasti Umayah II di Andalusia terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan peradaban yang gilang gemilang selama sekitar 5 abad.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi buakn hanya dinikmati di masa lampau saja, akan tetapi kemajuan peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi dimasa kejayaan Islam memberikan sumbangan dan kontribusi yang terhadap kemajuan peradaban modern dan sejarah ilmu pengetahuan yang sedang berlangsung saat ini yang digawangi oleh dunia barat. Islam memberikan sumbangsih besar terhadap filsafat yunani yang dibuang oleh bangsa Eropa. seharusnya barat khususnya eropa berterimakasih terhadap Islam.

Berbagai kajian sains dan teknologi berkembang di era kejaayan Islam. Perhatian besar khalifah Abasiyah dan Umayah II terhadap dunia penelitian (Research) menghasilkan berbagai penemuan-penemuan yang sangat luar biasa. yang menjadi dasar dan pondasi sains dan teknologi modern saat ini. Algoritma misalnya merupakan salah satu bidang kelimuan yang ditemukan oleh Muhammad ibn Musa Al-Khawarizmi (w232 H) dan sampai hari ini masih digunakan khususnya dibidang teknologi komputasi. Al-Qonun fi Ath-thib nya Ibnu Sina juga masih menjadi rujukan utama fakultas kedokteran di seluruh Dunia, khususnya di Eropa.

Matematika, sebagaimana saya kutip diatas, merupakan salah satu sains yang ditemukan oleh Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi (w232 H/847 M), hidup pada masa ke khalifahan Al-Makmun, tidak diketahui secara pasti kapan beliau dilahirkan , ada yang menyebutkan beliau lahir tahun 780 M dan wafat tahun 850 M. beliau adalah penemu ilmu algebra atau al-jabar sekaligus juga hitungan-hitungan algoritma. bidang keilmuan yang beliau temukan menjadi dasar penting perkembangan sains dan teknologi saat ini.

Ilmuwan-ilmuwan matematika muslim menemukan aljabar dan memperkenalkan konsep menggunakan huruf sebagai variabel-variabel yang tak dikenal dalam persamaan-persamaan. sehingga melalui sistem ini mereka dapat memecahkan berbagai persamaan-persamaan yang kompleks termasuk kuadrat dan persamaan pangkat tiga. dengan menggunakan simbol-simbol untuk mengembangkan dan menyempurnakan teorema binomial. Tahun 1140 M para pakar matematika muslim memperkenalkan bilangan negatif untuk digunakan dalam berbagai fungsi aritmetika. pada tahun 1200 M menemukan logaritma dan tabel logaritmik.

Astronomi menjadi salah satu kajian penting di era kejayaan Islam, sederatan nama seperti Muhammad bin Ibrahim Al-Fazari, Ibnu Jabir Al-Battani (w929 M), Abu Rayhan Al-Biruni (w.1048 M) , Nasirudin Ath-Thusi (1274 M) dan Najmudin Al-Mishri merupakan ilmuwan-ilmuwan penting di bidang Astronomi. Penemuan

Ilmu Fisika  ditemukan dan dikembangkan oleh Ibnu Al-Haytsam di Barat terkenal dengan nama Alhazen beliau wafat pada tahun 1038 M, beliau adalah penemu metodologi sains ilmiah dan dikenal dengan sebutkan the real founder of physics atau Bapak Ilmu Fisika.

Pada tahun 1121 M, Ilmuwan Muslim kelahiran Bezantium memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan sains modern. dalam bukunya mizan al-hikmah (balance of wisdom) mengungkapkan bagian penting fisika islam. di dalamnya menjelaskan tentang teori keseimbangan hidrostatika, konstruksi dan kegunaanya, serta teori statika atau ilmu keseimbangan dan pusat gravitasi.

Kimia, merupakan salah satu bidang kajian keilmuan penting, menempati urutan ketiga setelah ilmu agama, kedokteran. Abu Musa Jabir bin Hayyan ibn Abdullah Al-Kufi Al-azdi, di Barat beliau terkenal dengan nama Geber (w.815 M). Ibn Hayyan merupakan pioner dan peletak dasar ilmu kimia modern. Jabir bin Hayyan adalah seorang penganut faham syiah, berasal dari Kufah. Menurut Al-Qifti, Jabir bin Hayyan adalah orang pertama yang menguasai ilmu alam, terutama alchemy atau kimia. disamping ahli kimia , Jabir bin hanyyan juga termasuk seorang Sufi, beberapa literatur menyebutnya sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia tasawuf.

Selain jabir bin Hanyyan ada juga tokoh lain yang terkenal dalam bidang keilmuan eksakta khususnya kimia yaitu Abu Bakar Zakariya Ar-Razi (Razes) w.925 M adalah tokoh pertama yang menemukan cara pembuatan asam garam (sulphuric acid) dan alkohol.

Pada tahun 850 M ahli kimia islam menghasilkan kerosin (minyak tanah murni) melalui proses penyulingan produk minyak dan gas bumi. semenjak abad ke 10, para ahli kimia muslim menghasilkan alkohol sebagai obat-obatan terapeutik melalui penyulingan dan melakukan pabriksasi alat-alat penyulingan yang pertama untuk digunakan dalam proses kimiawi.

Perkembangan yang tidak kalah pesat di era kejayaan Islam adalah ilmu kedokteran, salah satu bidang keilmuan yang mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah. terbukti pada zaman khalifah Al-Muqtadir Billah (907-932 M) terdapat sekitar 860 dokter. ilmuwan-ilmuwan seperti Abu Yusuf Ya’qub ibn Ishaq ibn As-Sabah Al-Kindi (w260H/874M), Abu Ali Al-Husyain ibn Abdullah Ibn Sina (w 428H/1036 M) merupakan pakar-pakar ilmu kedokteran yang kemampuannya diakui dunia sampai hari ini. salah satu buku karangan Ibnu Sina yang terkenal dan menjadi rujukan fakultas kedokteran seluruh dunia adalah Al-Qanun fi Ath-Thibb.

Semangat kajian dalam bidang kedokteran pada waktu itu diilhami oleh hadits Nabi yang membagi pengetahuan ke dalam dua kelompok besar yaitu teologi (ilmu ketuhanan) dan kedokteran. kejayaan ilmu kedokteran terjada pada masa kekhalifahan dinasti Abasiyah di Baghdad. lahirnya para dokter-dokter hebat dan dibukanya Apotek, klinik dan rumah sakit umum. Apotek pertama di dunia berdiri di kota Baghdad pada tahun 754 M, untuk pertama kalinya dalam sejarah peradaban manusia mengenal resep obat, komposisi, dosis dan penggunaan obat-obatan sederhana dan campuran. pada tahun 765 fakultas kedokteran pertama didirikan oleh Jurjis ibnu Naubakht.

Rumah sakit pertama dibangun dalam sejarah Islam adalah rumah sakit Ahmad bin Tulun, sebuah rumah sakit yang didirikan pada tahun 872 M di Kairo. rumah sakit ini menyediakan perawatan gratis bagi siapa saja yang membutuhkan. dari Kairo, konsep manajemen rumah sakit ini menyebar ke seluruh dunia muslim.

Teknologi pembuatan kertas mulai dikenal oleh umat Islam pada masa dinasti Abasiyah, teknologi yang dipelajari dari tawanan dari China usai terjadi perang Talas. Pabrik kertas untuk pertama kali dibangun di Bahgdad, Samarkand dan Mesir sekitar tahun 900 an M. di Maroko pada tahun 1100 M. efek dari munculnya pabrik kertas melahirkan banyak percetakan dan tenaga penjilidan buku-buku dan manuskrip. perpus peminjam buku pertama dlm sejarah.

Teknologi pembuatan kertas kemudian menyebar hingga ke Fez dan mulai masuk ke Eropa melalui Andalusia pada tahun 1150 M, di Andalusia ini mulai di produksi kertas putih dan berwarna.

Satu hal yang menarik dari tokoh-tokoh cendikiawan Muslim dimasa lampau adalah multitalenta, dimana mereka tidak hanya manguasai dan ahli di satu bidang ke ilmuan saja melainkan menguasai dibidang keilmuan yang lain. sebagai contoh Ibnu Sina, disamping sebagai seorang ahli kedokteran, beliau juga menguasai ilmu agama dan filsafat.

Bersambung……..

 

 

 

Referensi :

Dr. Muhammad Hambal Shafwan, Lc, m.Pd.I, Intisari Sejarah Pendidikan Islam, Arofah Press, Solo, 2014

M. Thabrani, Cendikiawan Muslim dan penemuan-penemuan paling brilian dari dunia islam, Titan, Yogyakarta, 2010

Muhammad Ali Utsman, Ilmuwan-ilmuwan muslim yang mengubah dunia, Beranda, Yogyakarta, 2020

Machfud Syaefudin dkk, Dinamika Peradaban Islam: Perspektif Histori, Pustaka Ilmu Group, Yogyakarta, 2013

Philip K Hitti, History of the arabs: from the earlist times to the present, Palgrave Macmilan, New York, 2002

Prof.Dr. Said Aqil Siroj, M.A, ” Allah dan Alam Semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi, Yayasan SAS, Jakarta, 2021

Summary
Description
Seri sejarah kejayaan Islam di masa Dinasti Abasiyah di Baghdad dan Dinasti Umayah II di Andalusia (Spanyol)